Tulisan Musiman

Kamus Khalayak Bahasa Indonesia

16 Februari, 2017 | Tulisan Musiman | | Tulis Komentar »

oleh Wahyu Adi Putra Ginting Jika kata yang hilang itu hilang, jika kata yang habis itu habis Jika kata yang tak terdengar, tak terucap itu Tak terucap, tak terdengar; Geminglah kata yang tak terucap, Kata yang tak terdengar, Kata tanpa sepatah kata, Kata dalam Dunia dan untuk dunia; Dan cahya berkilau dalam gelap Dan terhadap […]



Bahasa “Indianesia”

15 Mei, 2012 | Tulisan Musiman | Edisi: | 3 komentar

Oleh Wahmuji dan Wahyu Adi Putra Ginting Pengantar Redaksi: Artikel berjudul Bahasa “Indianesia” ini ditulis oleh Wahmuji dan Wahyu Adi Putra Ginting sebagai tulisan pendukung dari Lidahibu untuk Ace House Collective dalam peran-sertanya dalam acara Biennale Jogja XI 2011. Tema umum yang diangkat dalam acara itu adalah “Perjumpaan Indonesia & India”; sedangkan tema yang diusung […]



Bahasa Indonesia yang Munir dan Rendra (Sebuah Pengantar)

7 Maret, 2012 | Tulisan Musiman | Edisi: | 2 komentar

BAHASA INDONESIA YANG MUNIR DAN RENDRA[1] Oleh Wahmuji dan Wahyu Adi Putra Ginting 1. Bahasa Indonesia itu bernama ‘Baik dan Benar’ Sungguh, kita dan generasi-generasi jang akan datang berterima kasih kepada pemimpin-pemimpin dan generasi-generasi terdahulu jang telah melahirkan Sumpah Pemuda pada tahun 1928: ─ mengaku berbangsa satu, Bangsa Indonesia; ─ mengaku bertanah air satu, Tanah […]



KTP-tronik

17 Juli, 2011 | Tulisan Musiman | Edisi: | 12 komentar

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Subdinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Pusat (Jakpus) telah menuntaskan sosialisasi kartu tanda penduduk elektronik atau E-KTP. Kalimat di atas saya kutip dari satu artikel berita berjudul “Jakpus Tuntaskan Sosialisasi E-KTP” (Kompas.com/01 Juli 2011). Ah, singkatan: lagi-lagi! Terlepas dari akronim ajaib Sudin Dukcapil yang membuat tawa saya menggelegar […]



Petambang

7 Mei, 2011 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Yanwardi Natadipura* Seiring dengan berita penyelamatan pekerja tambang di Cile, beberapa waktu lalu kata petambang sering digunakan oleh mediamassa. Harian Kompas, contohnya, menggunakan kata petambang sebagai sinonim pekerja tambang. Demikian pula beberapa media massa lainnya, antara lain Metro TV dan TV One, sering menggunakan kata itu untuk mengacu pada pekerja tambang. Namun, ada pula […]



Naik ‘Busway’

1 Februari, 2011 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Benarkah kalimat “Saya naik busway” tidak logis? Jika itu tidak logis, mengapa kita semua dapat mengerti dan memahami makna kalimat tersebut, bahkan tanpa taksa (ambigu) lagi. Juga, mengapa konstruksi yang lebih dianggap ‘benar’, misalnya, “Saya naik bus Transjakarta” justru kalah bersaing? Pertanyaan-pertanyaan itu sederhana dan cenderung naif, tapi konsekuensinya sangat mendalam dan mengusik pendekatan formal yang selama ini lebih sering digunakan para ahli bahasa kita.



Fungsionalitas Elemen Tanda

21 November, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Haeril Halim Alumnus Universitas Hasanuddin Semiotika, sebagaimana umum dipahami, adalah studi tentang tanda. Ada dua perintis studi kesemiotikaan: Ferdinand de Saussure, seorang linguis asal Eropa, dan Charles Sander Pierce, seorang filsuf di Amerika. Teori mereka berdua, signified-signifier dan icon-index-symbol, saling berdialektika walaupun Saussure dan Pierce tidak pernah bertemu secara langsung. Orang-orang setelah mereka lah […]



Sedikit Cerita Tentang Anak dan Bahasa

7 September, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Naskah oleh Armando Soriano Ilustrasi oleh Norie Paramitha Saya ingin membagikan sedikit pengalaman yang saya dapatkan saat bekerja di sebuah sekolah taman kanak-kanak di Yogyakarta. Nama sekolah itu ‘Sekolahku, My School’. Beberapa bulan menjalani pekerjaan sebagai pendamping anak-anak di sekolah tersebut telah meninggalkan begitu banyak macam kesan di benak saya. Lembaga pendidikan ini memakai “diversity” […]



Ini Prokem!

3 Mei, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh André Hasibuan* Bahasa prokem/gaul yang dipergunakan oleh kaum muda, “anak gaul”, Jakarta dan sekitarnya merupakan pengembangan bahasa Betawi yang lazim digunakan masyarakat Betawi bumiputera. Bahasa betawi, sebagai bagian dari substansi budaya Betawi, muncul karena adanya pencampuran kebiasaan dan peradaban masyarakat di suatu daerah yang dulu dikenal sebagai pelabuhan Sunda Kelapa. Awalnya, gejala bahasa Betawi […]



BaBe: Bahasa Berencana

24 Februari, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | 1 Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Pembuka: tentang judul Saat memutuskan untuk menamai tulisan ini dengan judul Bahasa Berencana, saya membiarkan judul tersebut mengendap selama satu malam, tanpa berani untuk mulai menulis isiannya. Topik yang ingin saya bahas di halaman khusus Hari Bahasa Ibu Internasional 2010 ini memang tentang ‘Perencanaan Bahasa’, sebuah aksi yang diselenggarakan sebagai […]