Liukan Lidah

Disebabkan Berita ANTV*

8 Maret, 2013 | Liukan Lidah | Edisi: | 6 komentar

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting dan Wahmuji Filsuf John Austin pernah merumuskan bahwa wicara sesungguhnya menyiratkan tindakan yang dilakukan oleh penutur. Dalam arti: wicara pun merupakan tindakan.[1] Saat seseorang, misalnya, menuturkan ungkapan seperti, “Udara panas di ruangan ini,” menurut rumusan Austin, ada tiga tindakan yang telah dilakukan orang tersebut. Yang pertama, orang itu melakukan tindakan […]



Media Korporat? Persetan!*

5 Maret, 2013 | Liukan Lidah | Edisi: | 3 komentar

Oleh Yab Sarpote** “Media mengabdi pada kepentingan kekuasaan negara dan korporasi, yang secara erat saling bertautan, membingkai liputan dan analisisnya dengan cara yang mendukung kekuasaan mapan dan membatasi debat dan diskusi sesuai kepentingan ini.” — Noam Chomsky,bahasawan Amerika dan pengkritik media dan kebijakan luar negeri AS. “Lapindo Sanggupi Bayar 80%”, “Andai Lapindo Punya Saya, Saya […]



EYD dan Amnesia Nasional*

6 April, 2012 | Liukan Lidah | Edisi: | 10 komentar

Oleh Wahmuji Pada tanggal 11 Agustus 1966, bertempat di Jakarta, pemerintah Indonesia, yang diwakili oleh Menteri Utama Bidang Politik/Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik, dan Malaysia, oleh Wakil PM/Menlu Malaysia Tun Abdul Rozak, menandatangani naskah pemulihan hubungan baik antara kedua negara.[i] Pada bulan yang sama, Lembaga Bahasa dan Kesusatraan (LBK) telah menyelesaikan tugas yang diembannya […]



S, T, U, ‘F’, W, X, Y, Z*

6 April, 2012 | Liukan Lidah | Edisi: | 3 komentar

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Tidak ada bunyi /v/ dalam bahasa Indonesia. Itulah tesis tulisan saya ini. Mungkin akan ada gurat kerutan di dahi Anda karena tesis saya itu. Saya pun demikian. Dahi saya berkerut saat saya menghadapi dugaan ini. Saya bertanya pada diri saya sendiri, bagaimana mungkin selama ini saya tidak menyadarinya? Saya ingat-ingat […]



Aku yang Hilang ‘Aku’

27 Maret, 2012 | Liukan Lidah | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Fizma Andrea Nishkra* (Pengantar Redaksi: Naskah dari Fizma ini sedianya ditulis untuk Lidahibu dalam bahasa Inggris. Karena akan diumumkan pada pirsawan Lidahibu di Indonesia, maka naskah tersebut Redaksi terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Selamat membaca.) Nama saya Fizma. Saya mau menulis apa yang ada dalam pikiran saya. Sebagian besar tentang pengalaman saya sendiri berurusan […]



Kedahsyatan Bahasa Inggris Pak Presiden

2 Februari, 2011 | Liukan Lidah | Edisi: | 4 komentar

Rambutku seperti rontok seketika setelah mencerna kata demi kata dalam pidato pak presiden. Banyak kata asing yang tak kumengerti. Ya, pak presiden mengumbar sejumlah kata dalam bahasa Inggris.



Gender dan Bahasa Vernakular dalam Pengajaran BIPA

14 September, 2009 | Liukan Lidah | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Lucia Tyagita Rani* Setiap orang memiliki alasan yang berbeda ketika belajar bahasa lain selain bahasa pertamanya (B1). Bahasa Indonesia adalah bahasa asing yang cukup banyak dipelajari di dunia. Pemelajaran bahasa Indonesia untuk orang asing memiliki suatu sistem yang disebut BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). BIPA mengalami perkembangan dalam hal teknik pengajaran dan penyampaian […]



6 Proses Pembentukan Kata Baru

29 Juni, 2009 | Liukan Lidah | Edisi: | 2 komentar

Oleh Desy Pramusiwi* Jika pembaca LIDAHIBU menyimak edisi #2 LIDAHIBU yang terbit minggu kedua Mei 2009 lalu secara seksama dan dalam tempo yang secukup-cukupnya, tentunya masih ingat tentang tulisan yang tertera di rubrik Asal-Usul Kata, yang berjudul ‘Nama jadi Kata’. yang. Di sini saya akan melengkapi tulisan itu dan akan mencoba mengupas lebih jauh perihal […]



Bahasa Nyak Gue

17 April, 2009 | Liukan Lidah | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Sepi (Mahasiswa Jurusan Sastra Indonesia Universitas Sanata Dharma) Ah, terhenyak saya! Benar-benar kejutan tersendiri buat saya, yang tidak tahu-menahu tentang linguistik, ketika diminta untuk membuat tulisan untuk diterbitkan di LIDAHIBU. Waduh! Ada apa gerangan ini? Apa hari masih sama dan garam tetap asin? Sudah pantaskah saya menorehkan nalar saya di suatu kolom di suratkabar […]