Edisi #6

Dengan Gaya Sendiri

28 Oktober, 2009 | Komik | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Armando Soriano



Linguistik: Sebuah Naskah

28 Oktober, 2009 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Armando Soriano Intisari: Sepotong pembicaraan tentang pengalaman mempelajari Linguistik oleh tokoh-tokoh yang coba dikarakterisasikan sebagai mahasiswa dengan latar belakang tertentu di atas sebuah panggung kayu, di bawah rimbun sebuah pohon tua, di sebuah tempat yang di sebut pinggiran sebuah kampus, dan di suatu tempat di Indonesia. Kata kunci: Linguistik, sejarah singkatnya, pembelajarannya (kedudukannya dalam […]



Dirgahayu Facebook

28 Oktober, 2009 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Gideon Widyatmoko Sewaktu bertandang ke sebuah kedai kopi, Mustafa memarkirkan matanya pada tiga dara manis yang baru datang dan duduk tidak jauh dari tempat duduknya. Tiga dara itu kemudian memesan minuman dan langsung mengeluarkan komputer jinjing dari dalam tas-tas mereka. Entah sudah janjian atau belum, ketiganya segera membuka situs jejaring sosial Facebook. Wuo…Ada apa […]



Berkata ya ramadhan

28 Oktober, 2009 | Serba-Serbi | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan Selagi masih bulan puasa, tak ada salahnya membahas “kemerdekaan” dalam menuliskan Ramadan. Ternyata muncul banyak cara untuk menuliskan Ramadan. Kamus tentu menulisnya Ramadan, yang lain Ramadhan. Koran Malaysia menulisnya Ramadan. Di Arab, ada Ramadan dan Ramadhan. Rakyat Pakistan menulisnya Ramazan, di zaman lalu kita menulisnya, Ramadlan. Menurut kamus Zain, tulisannya Ramalan. […]



kasus ajaib bahasa indonesia? pemodernan kosakata dan politik peristilahan

28 Oktober, 2009 | Pustaka Gokil | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahmuji Penulis : Jérôme Samuel Penerjemah: Dhany Saraswati Wardhany Penyunting: Emma Sitohang-Nababan Penerbit : Kepustakaan Populer Gramedia Tahun terbit : 2008 Kota terbit : Jakarta Jumlah halaman : 534 “Jika gelombang pemodernan berasal dari luar, masalah utama yang diakibatkan oleh pemodernan sebenarnya adalah masalah pelengkapan kosakata, bagaimanapun prosedurnya. Masalah pemungutan dan purisme tidaklah sepenting  […]



Anton Moedardo Moeliono

28 Oktober, 2009 | Tokoh Bahasa | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Norie Paramitha Tak dapat digambarkan dengan kata-kata prestasi dan penghargaan yang telah diraih oleh tokoh bahasa kita ini. Ia adalah salah seorang tokoh bahasa yang dikenal sebagai pembaku dan perawat Bahasa Indonesia. Anton Moedardo Moeliono, yang lahir di Bandung 21 Februari 1929, berperan besar menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang maju seperti dikenal yang […]



Indonesia

28 Oktober, 2009 | Asal-Usul Kata | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan Siapa yang memperkenalkan istilah Indonesia untuk yang pertama kalinya? Nama James Richardson Logan, seorang etnolog Inggris, menjadi orang yang bertanggung jawab untuk hal ini. Pada tahun 1850, ia menggunakan istilah Indonesia dalam karangannya, “The ethnology of the Indian Archipelago” dalam majalah Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia. Istilah itu […]



cergas

28 Oktober, 2009 | Khazanah Kata Bahasa Indonesia | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Salam Jilat! Apa yang membuat LIDAHIBU begitu getol menawarkan kata-kata sebagai padanan untuk istilah-istilah asing yang kerap dilafalkan, baik secara erti maupun tidak, oleh masyarakat penutur Bahasa Indonesia? LIDAHIBU sebenarnya bukan tak mahfum dengan fakta bahwa gerak-laju perkembangan bahasa adalah ‘liar’, tapi tak berarti tak terkendali. Kegetolan LIDAHIBU untuk melakukan […]



Semantik

28 Oktober, 2009 | Kultukal | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan Dirgahayu! Tak terasa, pembahasan cakupan inti dalam Linguistik umum hampir mendekati titik ‘akhir’. Namun tidak perlu sedih, pembahasan kali ini bukanlah yang terakhir. Setelah berkenalan dengan fonetik, fonologi, morfologi, dan sintaksis, cakupan apa lagi yang harus dibahas? Tentu saja semantik! Apakah hal tersebut akan sangat memerdekakan? Atau hanya akan membuat kita […]



iklan merdeka

28 Oktober, 2009 | Berita Gejala | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting & Wahmuji (LI/Nusantara) Tujuh belas Agustus tahun empat lima, itulah hari kemerdekaan kita. Hari merdeka, nusa dan bangsa, hari lahirnya bangsa Indonesia. Me…r…de…ka! *** Ada beberapa kejadian menarik, untuk tidak mengatakan ‘menyedihkan’, yang mengiringi tibanya tanggal 17 Agustus tahun ini. Salah satunya adalah lagu kebangsaan Indonesia Raya yang lupa dinyanyikan […]