Edisi #18

Dari Yang Mana?

21 November, 2010 | Komik | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Armando Soriano



Authority in Language

21 November, 2010 | Pustaka Gokil | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Penulis: James Milroy dan Lesley Milroy Edisi: Ke-3 Penerbit: Routledge Kota terbit: London dan New York Tahun terbit: 1999 Tebal buku: xi + 173 halaman Sudah jadi barang umum, begitu kata James dan Lesley dalam Prakata buku mereka ini, bahwa di masyarakat Britania dan Amerika terdapat penilaian tentang benar-salah dalam […]



Marhaen

21 November, 2010 | Asal-Usul Kata | Edisi: | 1 Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Seperti yang pernah ditulis oleh Prof. C.C. Berg, konon Voltaire suatu kali berkata, “Etimologi itu ilmu dalam mana bebunyian vokal tak punya arti dan konsonan bermakna secuil.” Ungkapan ini dimaksudkan sebagai sindiran bagi ilmu etimologi. Ilmu etimologi (asal-usul kata) secara umum memang merupakan ilmu yang berdasar pada terkaan, bukan mutlak […]



Fungsionalitas Elemen Tanda

21 November, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Haeril Halim Alumnus Universitas Hasanuddin Semiotika, sebagaimana umum dipahami, adalah studi tentang tanda. Ada dua perintis studi kesemiotikaan: Ferdinand de Saussure, seorang linguis asal Eropa, dan Charles Sander Pierce, seorang filsuf di Amerika. Teori mereka berdua, signified-signifier dan icon-index-symbol, saling berdialektika walaupun Saussure dan Pierce tidak pernah bertemu secara langsung. Orang-orang setelah mereka lah […]



Leonard Bloomfield

21 November, 2010 | Tokoh Bahasa | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Gideon Widyatmoko Berbicara tentang ahli bahasa tanpa bicara tentang Leonard Bloomfield hampir sama dengan menyeruput es krim yang sudah terlanjur mencair. Rasanya aneh dan tak ‘menggigit’ lagi. Maka di edisi ini, LIDAHIBU merekomendasikan anaknongkrong untuk mengenal tokoh sakti yang satu ini: Leonard Bloomfield. Terlahir di Chicago, pada 1 April 1887, sebagai Bloomfield kecil tidak […]



Mandi di Laut

21 November, 2010 | Kelakar | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Ilustrasi oleh Norie Paramitha Sekitar dua tahun yang lalu, di rak buku perpustakaan pemondokan lama saya, untuk waktu yang cukup lama, pernah tersimpan Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Ketiga (KBBI ed. III).



Belajar di Kantor

21 November, 2010 | Khazanah Kata Bahasa Indonesia | Edisi: | 2 komentar

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan Usakabasah yang sekarang menjadi karyawan baru di sebuah kantor harus menghadapi kenyataan yang kurang mengenakkan: ia dikelilingi alat kantor yang tidak ia kenal. Bagaimana bisa kenal, nama alat itu saja ia tidak tahu. Pada hari pertama kerja, ia bahkan sudah membuat kesalahan-bosnya memintanya untuk mengambil numbering stamp, namun ia malah memberikan […]



Sosiolinguistik 5 (Slang)

21 November, 2010 | Kultukal | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan Halo, Ani-ani! Jumat pagi minggu yang lalu Encik Dosen Tamu buka dengan secangkir teh hangat dan koran pagi yang masih hangat juga. Tak disangka, Encik Dosen Tamu menemukan sebuah foto yang menarik dalam berita mengenai demo di rumah wapres di Sawitsari, Yogyakarta. Di dalam foto itu, seorang pria tampak memegang selembar […]



Libatkanlah Penutur!

21 November, 2010 | Berita Gejala | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahmuji PUSAT Bahasa, satu-satunya otoritas bahasa kita, terjerembap dalam kontroversi karena tuduhan menjiplak Tesaurus Bahasa Indonesia karya Eko Endarmoko. Tulisan ini mengajak pembaca mempertimbangkan perlu tidaknya lembaga ini. Begitulah bunyi paragraf pertama dari sebuah esai yang ditulis oleh Joss Wibisono di Tempo, 20 September 2010, berjudul Otoritas Bahasa: Perlukah? Setelah membaca paragraf pertama itu, […]



Awas LIDAHIBU!

21 November, 2010 | Redaksi Menyapa | Edisi: | Tulis Komentar »

Sampul-depan edisi 18 – September, 2010, ini adalah hasil jepretan Siti Kodak pada sebuah lukisan-pamflet di sebuah dinding di salah satu sudut kota Yoygakarta. Teks yang terpampang di situ memang cukup lantam: “Awas Iklan”. Saya secara pribadi tertarik dengan foto ini dengan pertimbangan pertanyaan berikut: Mengapa ungkapan semacam ini muncul di tengah masyarakat penghuni kota […]