Kenneth L. Pike

15 April, 2012 | Edisi: | Kategori: Tokoh Bahasa

Naskah oleh Nikodemus Wuri Kurniawan

Ilustrasi Wajah oleh Norie Paramitha

Kenneth Lee Pike lahir di East Woodstock, Connecticut, pada 9 Juni 1912. Ia merupakan anak ketujuh dari delapan bersaudara. Ayahnya bernama Ernest Reginald Pike (1872-1955) dan ibunya bernama May Grannis Pike (1873-1951). Meskipun ayah Pike berprofesi sebagai dokter desa, kehidupan mereka tak seperti bayangan kebanyakan orang. Orang tua Pike hampir tidak bisa menopang kehidupan delapan bersaudara itu. Tidak ada yang istimewa dari masa kecil Pike. Pike kecil berperawakan tinggi, kurus. Ia canggung, sering terkena penyakit, dan mengidap fobia pada ketinggian. Pike juga sering terlihat gugup.

Setelah menyelesaikan pendidikannya di Woodstock Academy, Pike meneruskan studinya di Gordon College of Mission and Theology (saat itu di Boston, Massachusetts). Di sekolah ini Pike mempelajari bahasa Yunani Perjanjian Baru dari Prof. Merril Tenney. Pike kemudian mendapatkan gelar sarjananya (B.A.) pada tahun 1933. Pada tahun 1935 ia bergabung dengan Summer Institute of Linguistics dan mengunjungi Meksiko untuk mempelajari bahasa Amerindian. Ia mendapatkan gelar Ph.D. dalam linguistik dari University of Michigan pada tahun 1942 di bawah bimbingan Charles Fries (Leonard Bloomfield juga duduk dalam komite disertasinya) dengan disertasi yang berjudul A Reconstruction of Phonetic Theory.  Ia kemudian mengabdi di University of Michigan selama tiga puluh tahun.

Pike merupakan penerima sepuluh gelar doktor kehormatan dan profesor dari universitas-universitas di dunia, termasuk University of Chicago, University of Lima, dan Universite Rene Descartes. Ia pernah menjabat sebagai presiden Linguistic Society of America, presiden Linguistic Association of Canada and the United States, dan dari 1942 hingga 1979 menjadi presiden Summer Institute of Linguistics (sekarang SIL International). Ia menjadi ketua Jurusan Linguistik University of Michigan dari tahun 1975 hingga 1977 dan merangkap sebagai direktur English Language Institute di universitas yang sama. Selama seperempat abad ia membagi waktunya antara Michigan dan SIL, sebagai direktur sekolah SIL di University of Oklahoma dan membantu pendirian sekolah SIL di seluruh dunia. Ia telah mengajar di 42 negara, dan mempelajari ratusan bahasa asli, termasuk bahasa di Australia, Bolivia, Kamerun, Pantai Gading, Ekuador, Ghana, India, Indonesia, Meksiko, Nepal, New Guinea, Nigeria, Peru, Filipina, Sudan, dan Togo.

Kontribusi Pike dalam linguistik yang disatukan dengan dedikasinya pada kaum minoritas dunia mengantarnya mendapatkan berbagai penghargaan. Ia menerima Presidential Medal of Merit dari Filipina dan Dean’s Medal dari Georgetown University. Ia dinominasikan untuk Penghargaan Nobel Perdamaian selama lima belas tahun berturut-turut. Setidaknya 25 ensiklopedia telah menerbitkan catatan tentangnya. Ia sendiri menerbitkan 30 buku, lebih dari 200 artikel ilmiah, 90 artikel untuk majalah populer, 8 kumpulan puisi, dan banyak lagi karya yang lainnya.

Pike merupakan salah satu ilmuwan paling terhormat di Amerika Serikat. Ia pertama kali dikenal dalam linguistik melalui buku teks terkenalnya Phonetics (1943), pengembangan teorinya yang disebut tagmemik (tahun 1950-an), dan lewat “demonstrasi monolingual”-nya.

Sumbangan utama Pike pada linguistik adalah teori tagmemik, yang akhirnya digeser oleh teori transformasional Chomsky pada tahun 1960-an. Magnum opus Pike dalam teori tagmemik pertama kali terbit dalam tiga jilid pada tahun 1954, 1955, dan 1960, dan edisi keduanya terbit tahun 1967. Sumbangan praktis Pike dalam linguistik adalah kemampuan yang mengagumkan untuk melatih begitu banyak murid untuk mempelajari, menganalisis, dan menerbitkan data tentang bahasa-bahasa minoritas yang tidak tertulis. Tujuan utamanya adalah membantu koleganya yang menghadapi tantangan linguistik. Untuk tujuan itu ia mengadakan lokakarya linguistik di seluruh dunia, di mana ia dan kolega juniornya membantu ribuan peneliti lapangan dan penerjemah Injil mengatasi tantangan analitis yang sulit dalam bahasa orang pribumi. Ketika Pike pertama kali tinggal bersama dengan orang Mixtec di Meksiko selatan pada tahun 1935, ia tidak bisa bahasa Spanyol, juga San Miguel Mixtecs. Oleh karena itu, ia mulai mempelajari bahasa mereka secara monolingual karena tidak ada bahasa bersama. Metodenya ini pada akhirnya berkembang dalam pendekatan monolingual pedagogisnya yang terkenal untuk mempelajari, sampai sekarang ini, bahasa suku yang tak dikenal. Ia mengajar ribuan muridnya untuk mempelajari bahasa asli itu dengan metodenya yang ia peragakan berkian-kian kali dalam demonstrasi monolingualnya yang legendaris. Dalam demonstrasinya ia akan berdiri di depan audiens dengan banyak sekali papan tulis. Seorang penutur dengan bahasa yang tidak ia kenal akan dihadirkan dan bekerja sama dengan Pike. Dengan isyarat dan objek, tidak bertanya dengan bahasa yang mungkin dikenali orang itu, Pike akan mulai menganalisis bahasa di hadapan audiens. Sekarang para muridnya telah menuliskan ribuan dokumen linguistik tentang 1.200 bahasa asli dari 50 negara. Kebanyakan dari bahasa itu tidak pernah dipelajari sebelumnya, kebanyakan memiliki penutur asli yang jumlahnya hanya beberapa ratus atau beberapa ribu saja, dan hampir semuanya masuk dalam kategori bahasa yang terancam, kemungkinan akan punah pada abad ke-21.

Bagaimanapun juga tidak semua pihak menyukai Pike. Ia sering mendapat kritikan dalam dunia akademis karena teori tagmemiknya. Tidak hanya itu saja, ia dikritik karena ia menjadi presiden SIL, sebuah organisasi yang tujuan utamanya adalah menerjemahkan Injil ke dalam bahasa asli yang tak mengenal tulisan. Salah satu kritik tercetak pertama yang ia terima datang dari David Stoll (1974), sekarang profesor antropologi di Middlebury College, yang termuat dalam Michigan Daily ketika Stoll baru berusia 23 tahun. Pike kemudian membalasnya di surat kabar yang sama. Pada tahun 1975 beberapa anggota American Anthropological Association mengajukan tuntutan etnosida (menghancurkan kebudayaan warga pribumi) terhadap SIL kepada Committee on Ethics AAA. Pike membalasnya dengan surat sepanjang 15 halaman bertanggal 21 Mei. Setelah penyelidikan selama setahun, Committee on Ethics AAA mengirimkan laporannya kepada AAA Executive Board. Komite ini memutuskan secara bulat untuk mendukung SIL menghadapi pendakwa.

Kenneth Lee Pike meninggal di usia 88 tahun di Dallas, Texas tanggal 31 Desember 2000 setelah sakit selama lima hari.

Sumber:

Headland, Thomas N. 2004. Biographical Memoirs: Kenneth Lee Pike, 1912-2000. Washington, D.C.: The National Academies Press.

(Belum ada jempol)
Loading ... Loading ...

Berikan Komentar