Referendum

7 Mei, 2011 | Edisi: | Kategori: Redaksi Menyapa

Kalau mencontek dari situs jejaring sosial Twitter, yang sedang menjadi topik tren pada Desember lalu di Yogyakarta adalah Referendum. Saking saktinya kata ini, hampir seluruh sudut kota Yogyakarta dipenuhi oleh spanduk-spanduk yang berisi dukungan atas penetapan keistimewaan Yogyakarta. Dari kalangan musisi indie pun tidak kalah menghebohkan, karena ‘Kongsi Jahat Syndycate’ meluncurkan album Jogja Istimewa 2010 yang salah satu judul lagunya, ‘Jogja Istimewa’, menjadi lagu wajib saat para pendukung keistimewaan Yogyakarta berbaris menyerukan dukungannya. Lidahibu yang pastinya selalu gaul dan mengikuti perkembangan peristiwa pun tidak kalah heboh dalam menyikapi topik tren ini. Mat kodak Adit telah mengabadikan isu referendum ini melalui jepretan kamera yang dapat anaknongkrong nikmati di sampul depan dan dalam rubrik fotolinguagrafi edisi ini.

Dengan maraknya keistimewaan Yogyakarta, Lidahibu membuka mata untuk bahasa daerah lain yang tentunya juga istimewa, Bahasa Kupang. Sengaja Lidahibu mengirimkan reporter ke Nusa Tenggara Timur untuk melihat ada apa saja di Indonesia bagian timur. Silahkan menyaksikan istimewanya Bahasa Kupang di rubrik Berita Gejala kali ini.

(Belum ada jempol)
Loading ... Loading ...

Berikan Komentar