Lomba Menembak Kopassus

21 November, 2010 | Edisi: | Kategori: Kelakar

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan

Ilustrasi oleh Norie Paramitha

Yang Pasti Bukan Begini

Yang Pasti Bukan Begini

Rasanya tidak adil jika saya tak membagi kegembiraan yang saya alami ketika mengikuti sebuah pelatihan jurnalistik pada bulan Juli 2010. Bermula dari materi ‘hiburan’ tentang penyuntingan berita, pembicara dari sebuah koran nasional ternama menuturkan kegagalan penyuntingan judul berita di korannya dengan menyebutkan contoh berikut:

“Lomba Menembak Kopassus di Solo” (Kompas, 6 Mei 2001)

“200 Petembak Ikut Kejurnas Tembak Kopasus di Surakarta” (7 April 2002)

Dengan melihat kedua judul artikel tersebut, kegagalan yang dimaksud oleh sang pembicara menjadi jelas – kedua judul tersebut taksa dan ‘berbahaya’. Jika konstruksi judulnya demikian, wajar bila kita bertanya, “Mengapa Kopassus bersedia ditembaki, dan ditembak oleh 200 petembak pula? Apakah Kopassus masih ada di Solo atau di Surakarta, atau sudah ditembaki semua? Pihak mana yang mengadakan lomba mengerikan seperti itu?” Dan, sedikit lebih serius, manakah yang benar, Kopassus – seperti yang dipakai KBBI Pusat Bahasa – atau Kopasus?

Pulang dari pelatihan itu, saya langsung menyelongkar (mengaduk-aduk) internet. Jangan-jangan judul “Kopassus Ikuti Lomba Tembak Penyunting” memang ada. Ternyata tidak saya temukan. Ah, untung saja!

(Belum ada jempol)
Loading ... Loading ...

Berikan Komentar