oleh munsyinakal

30 Mei, 2010 | Edisi: | Kategori: Lidah Tak Bertulang

– Sandi belakang truk… “hanya bisa dibaca dan dipahami segala-sesuatu tentangnya bila kunci-pembongkar sandi itu telah dikuasai pembaca.”

Sayang Whorf sudah mangkat. Kalau belum, setelah baca edisi ini di lidahibu.com, pasti dia langsung berangkat ke pesisir Pantura untuk meneliti gejala bahasa ‘teka-teki’ ini.

– “Apa hubungan Benjamin Lee Whorf dengan Bruce Lee?”

Sama-sama tidak takut api!

– …dan kambing hitam itu bernama Lapen.

Minum Kambing Putih sajalah…

-Murid: Cik, bahasa Inggrisnya bensin apa?

Encik Dosen: Gampang, pasti gas!

Murid: Bukannya petrol, Cik?

Hahaha… Salah semua! Yang benar itu O.I.L.

(Belum ada jempol)
Loading ... Loading ...

Berikan Komentar