oleh munsyinakal

28 Maret, 2010 | Edisi: | Kategori: Lidah Tak Bertulang

Sekaten One of Yogyakarta Cultural Strength (sic!)
+ Language, One of Yogyakarta Cultural Weakness (sic! [ikut-ikutan–red.])

Belum ada yang memprotes penggunaan nama anggota tubuh perempuan dalam judul-judul film di layar lebar.
+ Kalau diprotes, takutnya nanti perfilman Indonesia kembali matisuri.

Sistem aksara adalah sesungguhnya salah satu dari penanda kemajuan sebuah bahasa, sebuah peradaban.
+ Semoga kesalahan pemakaian aksara tidak menjadi penanda kemunduran sebuah peradaban. Amin.

Atau, kita minta para produsen piranti lunak untuk membuat produk-produknya dengan layanan bahasa Indonesia?
+ Ah, ngaco kamu! Buat sendiri, dong. He-he.

(Belum ada jempol)
Loading ... Loading ...

Berikan Komentar