Arsip Bulan Februari 2010

BaBe: Bahasa Berencana

24 Februari, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | 1 Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Pembuka: tentang judul Saat memutuskan untuk menamai tulisan ini dengan judul Bahasa Berencana, saya membiarkan judul tersebut mengendap selama satu malam, tanpa berani untuk mulai menulis isiannya. Topik yang ingin saya bahas di halaman khusus Hari Bahasa Ibu Internasional 2010 ini memang tentang ‘Perencanaan Bahasa’, sebuah aksi yang diselenggarakan sebagai […]



Sebuah Kritik untuk Dokumentasi Bahasa

24 Februari, 2010 | Tulisan Musiman | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Wahmuji Dokumentasi Bahasa Hari Bahasa Ibu Internasional selalu dipenuhi narasi-narasi mengenai pemertahanan bahasa, dan praktik dari pemertahanan bahasa yang paling menonjol adalah Dokumentasi Bahasa. Menurut P. Himmelmann, tujuan dokumentasi bahasa adalah untuk menyediakan rekaman karakteristik praktik linguistik yang komprehensif dari suatu komunitas penutur. Secara mendasar, dokumentasi bahasa berbeda dengan deskripsi bahasa yang bertujuan untuk […]



William Jones

24 Februari, 2010 | Tokoh Bahasa | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Gideon Widyatmoko Kali ini LIDAHIBU akan membahas tokoh bahasa yang sangat ciamik dari abad 18 bernama Sir William Jones. William Jones ini dikenal sebagai penemu rumpun bahasa Indo-Eropa, loh. Wow, siapakah dia? Bagaimana sepak-terjangnya di dunia bahasa? Mari kita simak bersama-sama. William Jones lahir di London pada tanggal 28 September 1746. Dia diberi nama […]



Analisis Wacana Pragmatik

24 Februari, 2010 | Pustaka Gokil | Edisi: | 2 komentar

Oleh Wahmuji Judul buku    : Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan Analisis Pengarang    : I Dewa Putu Wijana dan Muhammad Rohmadi Penerbit    : Yuma Pustaka Kota Terbit    : Surakarta Tahun Terbit    : 2009 Tebal Halaman : 310 Saat membaca judul buku Analisis Wacana Pragmatik: Kajian Teori dan Analisis yang ditulis oleh I Dewa Putu Wijana […]



Mendadak Lawak

24 Februari, 2010 | Komik | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Armando Soriano



Tari Modern

24 Februari, 2010 | Khazanah Kata Bahasa Indonesia | Edisi: | 1 Komentar »

Pengantar Redaksi: Redaksi berbahagia karena ada seorang pembaca LIDAHIBU yang memberi sumbangan pemikirannya untuk rubrik Khazanah Kata Bahasa Indonesia ini. Redaksi senantiasa menyemangati para pembaca, yang bergelut dengan bidang ketertarikannya masing-masing, untuk menyumbang tawaran padanan kata Bahasa Indonesia bagi istilah-istilah asing yang terdapat dalam bidang itu. Berikut ini adalah tawaran padanan untuk beberapa istilah dalam […]



Stilistika 2

24 Februari, 2010 | Kultukal | Edisi: | Tulis Komentar »

Oleh Nikodemus Wuri Kurniawan Hola! Merindukan gaya tulisan encik dosen tamu? Hampir setengah mati encik menulis, dan tak ada satu pun yang merindukannya? Sempurna! Berarti memang encik harus menganalisis lagi ekspresi khusus yang encik gunakan dan mendeskripsikan lagi tujuan dan dampaknya bagi pembaca. Iya, kan? (Bukankah itu definisi Stilistika?) Baiklah, encik dosen tamu kali ini […]



Pemertahanan Bahasa Ibu Non-Bahasa-Nasional, Apa Perlu?

24 Februari, 2010 | Redaksi Menyapa | Edisi: | Tulis Komentar »

Februari telah menjejak, Hari Bahasa Ibu Internasional yang jatuh pada tanggal 21 sudah di depan mata. Saat untuk memperingatinya telah tiba. Penetapan tanggal 21 Februari sebagai Hari Bahasa Ibu Internasional tentu tak dapat dilepaskan dari rentetan panjang yang melatarinya, mulai dari peristiwa berdarah dalam penuntutan bahasa Bengali menjadi bahasa nasional, ketika Bangladesh masih menjadi salah […]



Kerbau (dan) SBY

24 Februari, 2010 | Berita Gejala | Edisi: | 1 Komentar »

Oleh Wahyu Adi Putra Ginting Di Kodya Tebing Tinggi, Sumatera Utara, ada sebuah gedung cukup megah yang terletak di Jalan Sutomo, persis berada di samping SMPN 1 Tebing Tinggi, dan hanya berjarak satu atau dua lemparan batu dari rumah dinas walikota dan Tanah Lapang Merdeka (lapangan umum di kota kecil itu). Bangunan itu punya atap-depan […]



Poster dan Spanduk untuk SBY

24 Februari, 2010 | Fotolinguagrafi | Edisi: | Tulis Komentar »

Tanggal 28 Januari 2010 menjadi penanda akhir program 100 hari pertama pemerintahan SBY – Boediono. Banyak janji telah ditebarkan sebelumnya, namun realisasinya kurang bisa dipertanggungjawabkan. Menurut beberapa media cetak, pencapaian program 100 hari tersebut tidak lebih dari 10%, itupun belum mencakup sektor-sektor yang dianggap vital (sektor pendidikan, misalnya). Bahkan menurut survei para pengeblog di Indonesia, selama program 100 hari tersebut Presiden SBY malah terkesan sibuk “mencari muka” di depan para petinggi dunia, yaitu dengan selalu hadir pada pertemuan-pertemuan internasional ataupun dengan rencana pembelian pesawat RI-1 senilai US$85,4 juta, yang konon hanya untuk membuat Presiden AS Barrack Obama terkesan. Banyak reaksi kemudian bermunculan dari berbagai elemen masyarakat untuk mempertanyakan janji program. Puncaknya, aksi unjuk rasa secara besar-besaran yang juga dilakukan di berbagai daerah di Indonesia terjadi pada tanggal tersebut.